Percetakan offset adalah salah satu jenis pencetakan litograf. Sederhananya, cetak offset adalah metode pencetakan yang menggunakan karet (selimut) untuk memindahkan gambar dan teks pada pelat cetak ke media. Keberadaan selimut karet juga yang memungkinkan metode pencetakan ini. nama. Selimut memainkan peran yang tak tergantikan dalam pencetakan. Misalnya, bahan ini dapat menutupi permukaan media yang tidak rata, sehingga tinta dapat ditransfer sepenuhnya. Hal ini dapat mengurangi air pada pelat cetak (lihat di bawah untuk mengetahui peran air dalam pencetakan). ) ke media, dll. Di atas hanyalah konsep umum. Yang biasa kita sebut dengan cetak offset mungkin lebih sempit, yaitu metode pencetakan litograf dengan tiga rol (pelat cetak, selimut, dan emboss). Di bagian selatan negara kita, metode pencetakan ini disebut pencetakan offset.
Pencetakan offset adalah salah satu cara paling umum untuk menghasilkan cetakan. Aplikasi umum meliputi: surat kabar, majalah, brosur, alat tulis dan buku. Dibandingkan dengan metode pencetakan lainnya, pencetakan offset paling cocok untuk menghasilkan cetakan berkualitas tinggi dalam jumlah banyak, ekonomis, dan biaya perawatan yang sangat rendah.
Metode Pencetakan Lainnya
Pencetakan Digital: Ideal untuk pencetakan data jangka pendek dan variabel, pencetakan digital menawarkan fleksibilitas dan waktu penyelesaian yang cepat tanpa memerlukan pelat cetak.
Pencetakan Flexographic : Cocok untuk produksi volume besar, metode ini menggunakan pelat timbul fleksibel dan tinta cepat kering, sehingga hemat biaya untuk jangka panjang.
Sablon: Digunakan untuk aplikasi khusus seperti mencetak pada permukaan yang tidak beraturan atau mengaplikasikan lapisan tinta yang tebal, sablon memberikan warna-warna cerah dan daya tahan.
Ada dua jenis percetakan offset: percetakan offset basah dan percetakan offset tanpa air. Pencetakan offset basah menggunakan larutan peredam campuran (larutan air mancur) untuk mengontrol adhesi tinta dan melindungi area non-gambar. Pencetakan offset tanpa air menggunakan pendekatan berbeda, melindungi area pelat yang bukan gambar dengan lapisan silikon tahan tinta.
Kertas yang biasa digunakan
Ada banyak jenis kertas yang digunakan dalam pencetakan offset, dan sifat masing-masing kertas juga berbeda. Bahkan untuk jenis kertas yang sama, kualitasnya akan berbeda-beda karena perbedaan proses pembuatan tiap pabrik. Kertas yang umum digunakan untuk pencetakan offset dijelaskan secara singkat sebagai berikut:
1. Kertas offset (biasa disebut kertas Dowling) adalah kertas yang biasa digunakan oleh mesin cetak offset untuk registrasi beberapa warna. Sering digunakan dalam percetakan offset untuk mencetak berbagai brosur promosi, sampul buku, peta, ilustrasi, iklan merek dagang, dll.
2. Kertas berlapis (disebut juga kertas lapis cetak) adalah kertas bermutu tinggi yang dilapisi dengan lapisan cat putih pada permukaan kertas aslinya dan diproses dengan super calendering. Dalam pencetakan offset, sering digunakan untuk mencetak album, gambar, kalender, kalender tahunan, sampel produk dan ilustrasi halus, dll.
3. Kertas papan tulis Karena teksturnya yang keras, ketebalan dan berat yang besar, beberapa pabrik pengemasan, dekorasi dan percetakan merek dagang sering menggunakannya untuk mencetak berbagai karton kemasan dan merek dagang.
4. Kertas koran (biasa disebut koran putih) jarang digunakan dalam percetakan offset karena teksturnya yang lembut, tebalnya tipis dan ringan. Hanya digunakan untuk mencetak koran dan sebagainya.